Rutinitas sadar tanpa akal

acap kali seseorang  mengeluh akan hidup 
serasa ditekan, ditimpa, dan dibatasi oleh keadaan
seakan dunia tidak menerima dan membencinya
fahamilah semesta sedang membentukmu
hanya saja kau yang salah dalam memahminya.

Rutinitas  sadar tanpa akal 
menjadi generasi yang berorientasi pada materi
di intervensi oleh pemikiran yang di ciptakan sendiri
lemah terhadap realitas tapi bermimpi tanpa batas
sering pula disambangi depresi hitam 
atas bayang bayang kegagalan
sehingga kau awas  beranjak dari zona nyaman

baiknya jangan kau ambil langkah cepat
sebab tak jarang kau terjungkal terjerembab,lebih mungkin tersesat
kaki dicipta bukan untuk saling melangkahi
berbicaralah pada diri sendiri
apalah jadinya nanti dengan aku yang seperti ini?

sesekali  cobalah melangkah dengan tepat
teguhkan diri atas jalan yang kau mulai
sisanya kalkulasikan umur dan pencapaaianmu
hitung berapa dekat resiko yang kau ambil
ingat semana jauh tujuan yang kau kejar
pahami seberapa dalam makna pengorabanan 

ingatlah kita selalu berlomba maju,
bukan dengan siapa tapi dengan masa.


Terinspirasi dari sahabat yang berani melangkah dan mengambil resiko
ia  jelas tergambar pada bait empat
sedangkan aku keras kaku dalam bait yang satu.

Komentar

  1. Tulisannya kok ngga seenjoy tulisan kemarin" yak bang?? Serasa ada tekanan atau sesuatu yang dikejar hhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha soalnya memang sesuai kondisi hati (teman saya )

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Konten udh keluar dari zona nyaman

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

01 - 01 – 19

Yang terabaikan

Bertukar pesan